O2e 2NiOH 2s 2OH E o 0490 a Manakah reaksi yang terjadi di katode Tunjukkan from HISTORIA NICARAGUA at University of Notre Dame
Untukmemahami mekanisme sel volta atau sel galvani dapat dilihat pada contoh di bawah ini. Sel volta di bawah ini terdiri dari elektrode magnesium (Mg) dan aluminium (Al). Logam Mg tercelup dalam larutan MgSO4 merupakan anode tempat berlangsungnya oksidasi. Sedangkan logam Al tercelup dalam larutan Al2 (SO4)3 merupakan katode tempat
Bilakedua logam tersebut dipasangkan untuk membentuk sel volta, Cu EΒ° sel = 1,10 V. e. Dalam sistem sel volta tersebut elektron bergerak dari Cu menuju Zn. Jawaban : E. Pembahasan : Logam yang memiliki EΒ° lebih kecil selalu merupakan Anode (mengalami oksidasi), berarti yang termasuk anode adalah Zn (EΒ° = - 0,76 V) karena memiliki E
Fast Money. Sebelumnya RG Squad sudah tahu kan pengertian dari sel volta? Pada sel volta, elektron dirancang untuk mengalir pada rangkaian luar, sehingga dapat menghasilkan kerja. Agar terjadi seperti itu, maka reaksi oksidasinya harus dipisahkan dari reaksi reduksinya, sehingga membentuk sel seperti tampak pada gambar di bawah. Supaya lebih paham coba perhatikan gambar sel volta di bawah ini ya. Rangkaian Sel Volta Kedua larutan dihubungkan oleh jembatan garam yang berisi mengalir dari elektroda Zn sebagai anoda ke elektroda Cu sebagai katoda melalui kawat eksternal. Setengah sel yang satu terdiri dari logam seng zinc yang dicelupkan ke dalam larutan dan setengah sel yang lainnya terdiri atas logam tembaga copper yang dicelupkan ke dalam larutan . Jika kedua elektrodanya dihubungkan dengan rangkaian luar misalnya kabel, kawat maka akan dihasilkan arus listrik, yang dapat dibuktikan dengan bergeraknya jarum galvanometer yang dipasang pada rangkaian luar dari sel tersebut, ataupun dengan lampu. Sel yang tampak di gambar sel volta di atas, sesuai dengan nama orang yang mengembangkan alat tersebut. Ketika sel volta digunakan sebagai sumber listrik, terjadi perubahan dari Zn menjadi yang sifatnya dapat larut. Hal ini dapat diketahui dari semakin berkurangnya massa logam Zn. Di sisi lain, elektroda Cu semakin bertambah massanya karena terjadi pengendapan Cu dari dalam larutan. Pada sel tersebut, elektroda Zn bertindak sebagai anoda dan elektroda Cu sebagai katoda. Pada sel elektrokimia, baik sel volta maupun sel elektrolisis, anoda adalah elektroda tempat terjadinya reaksi oksidasi dan katoda adalah tempat terjadinya reaksi reduksi. Untuk memudahkan mengingat perhatikan huruf pertama dari kata katoda dan kata reduksi. Huruf k dan r sama-sama merupakan huruf konsonan. Sementara huruf pertama dari kata anoda dan oksidasi adalah a dan o, sama-sama merupakan huruf vokal. Nah, agar lebih mudah dalam mengingatnya, bisa dengan menyingkatnya KRAO K =Katoda, R= Reduksi, A= Anoda, O= Oksidasi Ketika sel volta digunakan, terjadi arus elektron dari elektroda seng Zn ke elektroda tembaga Cu pada rangkaian luar. Bisa kita ketahui bahwa dalam fisika ada konvensi yang menyatakan bahwa pada sumber arus, arus listrik mengalir dari kutub positif ke kutub negatif pada rangkaian luar, atau elektron mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Oleh karena itu, logam seng bertindak sebagai kutub negatif dan logam tembaga sebagai kitub positif. Bersamaan dengan itu pula, pada larutan dalam sel tersebut terjadi perpindahan sebagian ion dari kiri ke kanan. Hal ini terjadi karena dalam larutan sebelah kiri terjadi kelebihan ion dibandingkan dengan ion yang ada. Sementara itu, ion mengalir dari kanan ke kiri karena di sisi kanan kelebihan ion dibandingkan dengan ion . Reaksi total yang terjadi pada sel volta adalah Nah, itu dia rangkaian sel volta Squad. Sudah paham sekarang kan seperti apa dan bagaimana cara kerja rangkaian sel volta. Jika kalian masih penasaran dan belum paham, bisa banget baca rangkuman dan kerjakan latihan soal di aplikasi ruangbelajar. Selamat belajar!
Contoh Soal & Pembahasan Sel Volta Bagian ISoal Diketahui potensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut Ag+ + e β Ag Eo = + V Cu2+ + 2e β Cu Eo = + V a. Tulislah diagram sel volta yang dapat disusun dari kedua elektrode tersebut b. Tentukan potensial standar sel itu c. Tuliskan pula reaksi selnyaPEMBAHASAN Katoda = Ag E0 lebih besar Anoda = Cu E0 lebih kecil a. Diagram selnya CuCu2+Ag+Ag b. Eosel = E0katoda β E0anodaEosel = +0,8 v β 0,34 v = 0,46 vc. Reaksi selnyaKatoda Reduksi 2Ag+ + 2e β 2AgAnoda Oksidasi Cu β Cu2+ + 2e +Reaksi Sel Redoks Cu + 2Ag+ β Cu2+ + 2Ag Eosel = 0,46 vPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta potensial elektrode zink, tembaga dan alumunium sebagai berikut Zn2+ + 2e β Zn Eo = -0,76 V Cu2+ + 2e β Cu Eo = + V Al3+ + 3e β Al Eo = -1,66 V a. Tulislah diagram sel volta yang dapat disusun dari ketiga elektrode tersebut b. Tentukan potensial standar masing-masing sel itu c. Tuliskan pula reaksi selnyaPEMBAHASAN a. diagram sel volta hanya bisa dibuat dari dua elektrode, sehingga ada 3 diagram sel volta sel ke-1 ZnZn2+Cu2+Cusel ke-2 AlAl3+Zn2+Znsel ke-3 AlAl3+Cu2+Cub. Sel ke-1 Eosel = E0katoda β E0anoda= E0Cu β E0 Zn = +0,34 v β -0,76 v = 1,1 vSel ke-2 Eosel = E0katoda β E0anoda= E0Zn β E0 Al = -0,76 v β -1,66 v = 0,9 vSel ke-2 Eosel = E0katoda β E0anoda= E0Cu β E0 Al = +0,34 v β -1,66 v = 2 vc. Sel ke-1 Katoda Reduksi Cu2+ + 2e β CuAnoda Oksidasi Zn β Zn2+ + 2e +Reaksi Sel Redoks Zn + Cu2+ β Zn2+ + Cu Eosel = 1,1 vSel ke-2 Katoda Reduksi 3Zn2+ + 6e β 3ZnAnoda Oksidasi 2Al β 2Al3+ + 6e +Reaksi Sel Redoks 2Al + 3Zn2+ β 2Al3+ + 3Zn Eosel = 0,9 vSel ke-3 Katoda Reduksi 3Cu2+ + 6e β 3CuAnoda Oksidasi 2Al β 2Al3+ + 6e +Reaksi Sel Redoks 2Al + 3Cu2+ β 2Al3+ + 3Cu Eosel = 2 vPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta JUGA Rangkuman Materi Sel VoltaSoal redoks berikut berlangsung spontan. Fe + Cu2+β Fe2+ + Cu Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi juga diagram notasi sel volta Rangkaian sel volta Notasi selnya Fe Fe2+ Cu2+ CuPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta JUGA Video Pembelajaran Sel VoltaSoal redoks berikut berlangsung spontan. 2Al + 6H+β 2Al3+ + 3H2 Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi juga diagram notasi sel volta Rangkaian sel volta Notasi selnya Al Al3+ H+ H2 PtPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta JUGA Contoh Soal Sel Volta Bagian IISoal reaksi elektrode dan reaksi sel pada masing-masing sel volta berikut a. Ni Ni2+ Ag+ Ag b. Pt H2 H+ Ce4+ , Ce3+ PtPEMBAHASAN a. Reaksi elektrodeAnoda Ni β Ni2+ + 2eKatoda Ag+ + e β Ag x2 +Reaksi Sel Ni + 2Ag+ β Ni2+ + Agb. Reaksi elektrodeAnoda H2 β 2H+ + 2eKatoda Ce4+ + e β Ce3+ x2 +Reaksi Sel H2 + 2Ce4+ β 2H+ + 2Ce3+Pembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta yang dimaksud dengan potensial elektrode standar? Apa artinya jika suatu elektrode mempunyai potensial standar bertanda negatifPEMBAHASAN Potensial elektrode standar merupakan potensial sel yang dihasilkan oleh suatu elektrode dengan elektrode hidrogen yang dilakukan pada kondisi standar, yaitu pada suhu 25 oC dengan konsentrasi ion-ion 1 M dan tekanan gas 1 atm. Jika suatu elektrode mempunyai potensial standar bertanda negatif artinya elektrode tersebut lebih sukar mengalami reduksi dibandingkan elektrode hidrogenPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta potensial elektrode Zn dan Ag sebagai berikut Zn2+ + 2e β Zn Eo = -0,76 V Ag+ + e β Ag Eo = + V a. Logam manakah yang lebih mudah mengalami oksidasi, Zn atau Ag? Jelaskan. b. Ion manakah yang lebih mudah mengalami reduksi, Zn2+ atau Ag+? JelaskanPEMBAHASAN a. logam yang mudah mengalami oksidasi yaitu logam Zn dengan nilai Eo lebih besar saat mengalami oksidasi Nilai Eo dibalik b. ion yang mudah menglami reduksi yaitu Ag+ Karena memiliki nilai Eo lebih besar saat mengalami reduksiPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta diagram notasi sel volta yang menggunakan pasangan elektrode berikut. Tentukanlah juga selisih potensial Eo masing-masing sel. a. Zn2+ + 2e β Zn Eo = -0,76 VNi2+ + 2e β Ni Eo = -0,28 Vb. Cu2+ + 2e β Cu Eo = +0,34 VAl3+ + 3e β Al Eo = -1,66 Vc. Cu2+ + 2e β Cu Eo = +0,34 VAg+ + e β Ag Eo = +0,80 VPEMBAHASAN a. notasi sel Zn Zn2+ Ni2+ NiEosel = EoNi β EoZnEosel = -0,28 v β -0,76 v = +0,48 vb. notasi sel Al Al3+ Cu2+ CuEosel = EoCu β EoAlEosel = +0,34 v β -1,66 v = +2,00 vc. notasi sel Cu Cu2+ Ag+ AgEosel = EoAg β EoCuEosel = +0,80 v β +0,34 v = +0,46 vPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta nilai potensial elektrode standar sebagai berikut Ag+ + e β Ag Eo = + V Sn2+ + 2e β Sn Eo = -0,14 V Cu2+ + 2e β Cu Eo = + V Cr3+ + 3e β Cr Eo = -0,74 V Fe2+ + 2e β Fe Eo = -0,44 V a. Pilihlah 2 pasangan setengah sel yang mempunyai nilai Eo paling tinggi b. Buatlah diagram sel dari reaksi tersebutPEMBAHASAN a. Untuk mencari pasangan dengan nilai Eosel paling tinggi cari Eo yang paling besar sebagai katoda dan Eo paling kecil sebagaikatodaEosel = EoAg β EoCrEosel = +0,80 v β -0,74 v = +1,54 vb. Diagram selnya Cr Cr3+ Ag+ AgPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta selisih potensial beberapa reaksi redoks sebagai berikut 2Al + 3Zn2+ β 2Al3+ + 3Zn Eo = +0,9 V Zn + Cu2+ β Zn2+ + Cu Eo = +1,1 V Fe + Zn2+ β Fe2+ + Zn Eo = -0,22 V a. Urutkanlah logam-logam Al,Zn, Cu, dan Fe berdasarkan bertambahnya daya pereduksi, dari pereduksi paling lemah hingga yangpaling Tentukanlah potensial reaksi redoks + 3Fe2+ β 2Al2+ + 3Fec. Dengan menggunakan elektrode Al, Zn, Cu, atau Fe, tulislah notasi sel volta yang mempunyai potensial terbesarPEMBAHASAN Jika Dianggap tidak diketahui Eomasing-masing elektrode a. sel I Eosel = EoZn β EoAl= +0,9 vArtinya EoZn lebih besar 0,9 dari EoAlsel II Eosel = EoCu β EoZn= +1,1 vArtinya EoCu lebih besar 1,1 dari EoZnsel III Eosel = EoZn β EoFe= -0,22 vArtinya EoFe lebih besar 0,22 dari EoZnUrutan dari pereduksi paling lemah Eo besar ke pereduksi paling kuat Eo besar yaitu Cu-Fe-Zn-Alb. Untuk menentukan potensial reaksi 2Al + 3Fe2+ β 2Al3+ + 3Fe bisa ditentukan dari penjumlahan reaksi sel yang mengandunglogam yang ada di reaksi yang + 3Zn2+ β 2Al3+ + 3Zn Eo = +0,9 V3Zn + 3Fe2+ β 3Zn2+ + 3Fe Eo = +0,22 V + Zn dan Zn2+ Dicoret2Al + 3Fe2+ β 2Al3+ + 3Fe Eo = +1,12 Vc. notasi sel volta dengan potensial terbesar yaitu antara logam dengan Eo terbesar yaitu Cu dengan logan dengan Eo terkecil yaitu Al notasinya Al Al3+ Cu2+ CuPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta Fe3+ + 2e β Fe2+ Eo = +0,77 V Cu2+ + 2e β Cu Eo = + V Fe2+ + 2e β Fe Eo = -0,44 V Periksalah apakah reaksi berikut dapat atau tidak berlangsung spontan a. Cu + 2Fe3+ β 2Fe2+ + Cu2+ b. Cu + Fe2+ β Fe + Cu2+PEMBAHASAN a. Eosel = EoFe2+ β EoCuEosel = +0,77 v β +0,34 = +0,43 vKarena Eosel bernilai positif + maka reaksi berlangsung spontana. Eosel = EoFe β EoCuEosel = -0,44 v β +0,34 = -0,78 vKarena Eosel bernilai negatif - maka reaksi berlangsung tidak spontanPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta Al3+ + 3e β Al Eo = -1,66 V Cu2+ + 2e β Cu Eo = + V Periksalah apakah larutan CuSO4 dapat disimpan dalam bejana yang terbuat dari bahan alumuniumPEMBAHASAN Larutan CuSO4 tidak dapat disimpan dalam bejana dari bahan alumunium, karena alumunium dapar mereduksi tembaga sehingga akan mengendapkan tembaga dari larutannya. Hal ini disebabkan karena alumunium lebih mudah mengalami oksidasi karena nilai Eo lebih kecil dibanding tembaga, sesuai reaksi 2Als + 3CuSO4aq β Al2SO43aq + 3CusPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta rangkaian sel volta berikut dan tuliskan lambang diagram sel voltanya. a. Cd + Ni2+ β Cd2+ + Ni b. Zn + Pb2+ β Zn2+ + PbPEMBAHASAN a. Rangkaian Sel Volta diagram selnya Cd Cd2+ Ni2+ Nib. Rangkaian Sel Volta diagram selnya Zn Zn2+ Pb2+ PbPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta reaksi elektrode dan reaksi pada sel volta berikut Sn Sn2+ Hg2+ HgPEMBAHASAN Reaksi elektrode Anoda Sn β Sn2+ + 2e Katoda Hg2+ + 2e β Hg + Reaksi Sel Sn + Hg2+ β Sn2+ + HgPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta reaksi selnya dan hitunglah potensial sel yang dihasilkan pasangan berikut Zn2+ + 2e β Zn Eo = -0,76 V Al3+ + 3e β Al Eo = -1,66 VPEMBAHASAN Zn2+ + 2e β Zn Eo = -0,76 V x3 Al β Al3+ + 3e Eo = +1,66 V x2 + Reaksi Sel 2Al + 3Zn2+ β 2Al3+ + 3Zn Eosel = +0,90 vPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta gambar sel berikut sesuai dengan data pada soal di atas a. Reaksi pada katode dan anode b. Arah aliran elektron dan arah aliran listriknya. c. Arah kation dan anion pada jembatan a. Reaksi pada katode Zn2+ + 2e β ZnReaksi pada anode Al β Al3+ + 3eb. Arah aliran elektron = Dari anoda ke katoda = Dari Al ke ZnArah aliran listrik dari katode ke anoda = Dari Zn ke Alc. Arah aliran kation dan anion pada jembatan garam Pembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta reaksi 2V2+ + Sn4+β 2V3+ + Sn2+ dengan Eo V3+ = -0,256 V dan Eo Sn4+ = +0,154 V Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi juga diagram notasi sel volta Rangkaian sel volta Notasi selnya Pt V2+ V3+ Sn4+ Sn2+ PtPembahasan Dalam Bentuk VideoContoh Soal Sel Volta Soal Kimia Kelas XII Pengarang Michael Purba & Sunardi Penerbit Erlangga
ο»ΏBerikut tautan unduh soal versi pdf Soal UTBK-SBMPTN 2019 TPS, TKA Saintek, TKA Soshum.pdfSoal Asli UTBK-SBMPTN Sel Volta Pembahasan ada di bawah 1. Diketahui data Eo reduksi standar Cu2+ Cu Eo = +0,34 volt Zn2+ Zn Eo = -0,76 volt Jika kedua logam tersebut dipasangkan untuk membentuk sel volta, hal-hal berikut yang tidak tepat adalah .... A Elektrode Zn teroksidasi dan Cu tereduksi B Elektrode Zn sebagai anode dan Cu sebagai katode C Nilai Eo sel = +1,10 volt D Notasi selnya Zn Zn2+ Cu2+βCu E Elektron bergerak dari Cu ke Zn 2. Diketahui data Eo reduksi standar Ag+ + e β Ag Eo = +0,80 volt Zn2+ + 2e β Zn Eo = -0,76 volt Jika kedua logam tersebut dipasangkan untuk membentuk sel volta dengan reaksi 2Ag+ + Zn β 2Ag + Zn2+ Hal-hal berikut yang tidak tepat adalah .... A Elektrode perak sebagai katoda dan elektrode zink sebagai anoda B Nilai Eo sel = +1,56 volt C Zn sebagai oksidator dan Ag sebagai reduktor D Notasi selnya Zn Zn2+ Ag+ 2Ag E Elektron mengalir dari elektroda Zn ke elektroda Ag 3. Suatu sel volta terdiri dari elektroda perak yang dicelupkan di dalam larutan ion perak [Ag+] 1 M dan elektroda zink yang dicelupkan dalam larutan ion zink [Zn2+] 1 M. Bila diketahui Ag+ + e β Ag Eo = +0,80 volt Zn2+ + 2e β Zn Eo= - 0,76 volt Pernyataan di bawah ini benar, kecuali .... A Elektroda perak bertindak sebagai katode B Elektroda zink bertindak sebagai anode C Potensial standar sel adalah 2,36 volt D Reaksi selnya adalah 2Ag+ + Zn β 2Ag + Zn2+ E Logam perak mengendap pada elektroda perak 4. Perhatikan diagram sel elektrokimia berikut Jika kita mengamati reaksi di dalam sel tersebut berlangsung, ternyata elektroda timah putih Sn nampak semakin kecil sedangkan elektroda perak Ag terbentuk endapan. Pernyataan yang benar adalah β¦. A Elektroda perak adalah katoda dan elektroda timah putih adalah anoda B Elekron mengalir dari elektroda perak ke elektroda timah putih C Ion nitrat mengalir melalui jembatan garam ke larutan perak nitrat D Setengah reaksi yang terjadi di elektroda timah putih adalah Sn 4+ + 2e β Sn2+ E Elektroda perak sebagai anoda dan elektroda timah putih sebagai katoda 5. Pada sel elektrokimia berikut Elektron mengalir dari β¦. Eo Zn2+ Zn = β0,76 volt dan Eo Pb 2+ Pb = β0,13 volt A Seng ke timbal dan massa seng meningkat B Seng ke timbal dan massa timbal meningkat C Timbal ke seng dan massa seng meningkat D Timbal ke seng dan massa timbal meningkat E Timbal ke seng dan massa seng tetap Video pembahasan soal UTBK-SBMPTN 2019
bila kedua logam tersebut dipasangkan untuk membentuk sel volta